Januari 2026: Tantangan Global dalam Latar Ekonomi Domestik yang Kuat
1. Pergerakan Rupiah – Volatil di Tengah Sentimen Global
Nilai tukar rupiah menunjukkan volatilitas sepanjang Januari 2026, dipengaruhi oleh dinamika ekonomi global dan permintaan valuta asing domestik:
-
Di akhir Januari, rupiah sempat menguat mendekati Rp16.700 per USD, mencerminkan meredanya tekanan dolar AS dalam beberapa sesi perdagangan.
-
Namun, tekanan eksternal tetap terasa. Pada awal Februari, rupiah berada sekitar Rp16.880–16.907 per dolar AS karena gejolak pasar global dan kebutuhan valuta asing domestik yang tinggi.
- Belakangan, rupiah kembali menguat ke sekitar Rp16.800-an setelah data ekonomi AS yang kurang kuat memicu pelemahan dolar. Bank Indonesia juga secara aktif menahan suku bunga di level 4,75% untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan global. fxstreet kontan.co.id
2. Pasar Modal – IHSG dan Pasar Saham Indonesia
Kinerja IHSG di Januari 2026, Sentimen Pasar dan Kebijakan
-
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mencetak all time high pada awal Januari, menunjukkan minat beli yang kuat dari investor domestik.
-
Namun volatilitas global membuat pasar mengalami konsolidasi dan koreksi teknikal di pertengahan bulan. ekon.go.id
-
Pengumuman dari MSCI terkait indeks global sempat menimbulkan kehati-hatian investor global terhadap pasar modal Indonesia, memicu volatilitas dalam perdagangan saham.
-
Pemerintah dan otoritas bursa merespon dengan reformasi tata kelola pasar modal untuk memperkuat transparansi, yang dinilai membantu memulihkan kepercayaan investor global. reuters.com
3. Ekonomi Domestik – Fundamental Masih Kuat
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Ekonomi Indonesia berhasil tumbuh solid pada kuartal IV 2025 sebesar 5,39% YoY, capaian tertinggi sejak pasca-pandemi, mencerminkan daya tahan ekonomi domestik.
-
Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 mencapai sekitar 5,11%, sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. kontan.co.id
4. Ekonomi Global – Tekanan dan Peluang yang Kontras
Dollar AS dan Dampaknya
-
Pada awal 2026, dolar AS menunjukkan beberapa gejolak: di satu sisi, indeksnya sempat menguat tetapi belakangan mengalami pelemahan, terutama akibat data ekonomi AS yang mengecewakan dan risiko geopolitik. reuters.com
-
Pelemahan dolar memberikan momentum bagi mata uang negara berkembang termasuk rupiah untuk bergerak lebih kuat. reuters.com