Dana Pensiun Bukit Asam

Artikel Investasi

Kondisi Terkini Ekonomi dan Pasar Keuangan Indonesia – Juni 2025

1. Pergerakan Rupiah

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS bergerak fluktuatif sepanjang Juni 2025:

  • 13 Juni 2025: Ditutup menguat di level bid Rp 16.230/USD, dengan penurunan yield SBN 10-tahun ke 6,68% dan pelemahan indeks DXY ke 97,92. bi.go.id

  • 20 Juni 2025: Melemah ke Rp 16.390/USD, dipicu oleh penguatan indeks dolar ke 98,91 dan kenaikan yield global. bi.go.id
  • 26 Juni 2025: Rupiah kembali menguat ke Rp 16.285/USD, mencerminkan dukungan dari aliran modal asing ke pasar SBN. bi.go.id

2. Ekonomi Domestik

Pemerintah melanjutkan kebijakan ekspansif untuk menjaga daya beli dan momentum pertumbuhan:

  • Stimulus Kuartal II 2025: Meliputi diskon listrik 50% untuk 79,3 juta rumah tangga dan insentif PPn 6% pada tiket pesawat selama libur sekolah. ekon.go.id

  • Holiday Sale Nasional: Diskon transportasi, pulsa, e-commerce, dan makanan digelar untuk meningkatkan konsumsi domestik. ekon.go.id
  • Proyeksi PDB Q2: Didorong oleh stimulus fiskal, pertumbuhan ekonomi triwulan II ditargetkan tetap berada di atas 5%. ekon.go.id

3. Pasar Modal

IHSG mengalami koreksi sepanjang Juni akibat faktor eksternal dan domestik:

  • IHSG Akhir Juni: Ditutup di 6.927,68, melemah 3,46% mtd dan 2,15% ytd, dibandingkan posisi akhir Mei 7.175. idx.co.id

  • Katalis Negatif Utama:

    • Ketegangan geopolitik Timur Tengah (Iran–Israel)

    • Kekhawatiran atas realisasi fiskal dan defisit APBN

    • Tekanan pada saham sektor keuangan

    • Kenaikan yield global yang memicu capital outflowinfobanknews.com

4. Ekonomi Global

Faktor eksternal menjadi risiko utama bagi stabilitas pasar keuangan global dan domestik:

  • Pertumbuhan Global: World Bank menurunkan proyeksi pertumbuhan global 2025 ke 2,3% akibat ketegangan dagang dan tekanan inflasi. reuters.com

  • Diplomasi Ekonomi Indonesia: RI mempercepat finalisasi perjanjian IEU-CEPA dan menjajaki peluang kerja sama ekspor digital. ekon.go.id

Memasuki paruh kedua tahun 2025, stabilitas makroekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah tantangan eksternal yang meningkat. Pergerakan nilai tukar Rupiah yang relatif terkendali, stimulus fiskal yang berkelanjutan, serta upaya penguatan regulasi pasar keuangan oleh otoritas menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan pelaku pasar. Ke depan, sinergi kebijakan antara pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK akan terus menjadi kunci untuk menjaga momentum pemulihan dan memastikan ketahanan ekonomi nasional dalam menghadapi dinamika global.