Dana Pensiun Bukit Asam

Artikel Investasi

Menjaga Stabilitas di Tengah Ketidakpastian: Tinjauan Juni 2024

Pada bulan Juni 2024, Indonesia menghadapi berbagai dinamika ekonomi yang memerlukan perhatian khusus. Berikut adalah tinjauan mengenai pergerakan Rupiah, kondisi ekonomi domestik, kinerja pasar modal, dan situasi ekonomi global selama periode tersebut.

1. Pergerakan Rupiah

Nilai tukar Rupiah pada Juni 2024 mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. Meskipun terdapat tekanan, Rupiah berhasil menguat pada akhir bulan tersebut. Bank Indonesia (BI) terus memantau dan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah melalui kebijakan moneter yang responsif terhadap perkembangan pasar.(ojk.go.id)

2. Ekonomi Domestik

Ekonomi Indonesia pada Triwulan II 2024 mencatat pertumbuhan 5,05% (yoy), didorong oleh peningkatan konsumsi domestik dan investasi. Inflasi pada Juni 2024 tercatat turun ke level 2,51% (yoy), lebih rendah dari ekspektasi pasar, menunjukkan stabilitas harga yang mendukung daya beli masyarakat.(ojk.go.id)

3. Pasar Modal

Pasar modal Indonesia menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian global. Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada akhir tahun, investor nonresiden tetap mencatatkan net buy, menunjukkan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.(ojk.go.id)

4. Ekonomi Global

Secara global, ekonomi menghadapi tantangan akibat ketidakpastian geopolitik dan kebijakan moneter di negara-negara maju. Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi dengan mencatat surplus neraca pembayaran, didorong oleh arus portofolio yang kuat.(reuters.com)

Secara keseluruhan, Juni 2024 menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika global. Keseimbangan antara konsumsi domestik, investasi, dan ekspor menjadi kunci dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional.